MUSREMBANG DI KECAMATAN TALO KECIL KABUPATEN SELUMA TAHUN 2020

Tak Berkategori

Sukamerindu, Media Center Kabupaten Seluma – Camat Talo Kecil Sahan Aldi, S.Sos membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan Tahun 2020 yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Talo Kecil, Kamis (27/2/2020).

Sekretaris Camat Talo Kecil Maryono dalam laporannya mengatakan bahwa dasar atau landasan kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.

“Tujuan Musrembang adalah prioritas program kegiatan pembangunan di wilayah Kecamatan Talo Kecil dan mengusulkan kepada pemerintah yang levelnya lebih tinggi untuk mendapatkan dana yang bersumber dari APBD,” ungkap Maryono.

Tema kegiatan “Dengan Semangat Musrembang Kita Wujudkan Masyarakat Talo Kecil yang Maju dan Sejahter” ini menghadirkan narasumber dari Bappeda Kabupaten Seluma, Dinas PMD Kabupaten Seluma, Inspektorat Kabupaten Seluma, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Seluma dan instansi yang terkait lainnya serta dihadiri oleh Polsek, Koramil dan Lurah/Kepala Desa se-Kecamatan Talo Kecil,

Musrenbang merupakan salah satu tahapan dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan dan penganggaran di daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

Dalam pasal 1 ayat (21) dinyatakan bahwa Musrenbang adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun rencana pembangunan Nasional dan rencana pembangunan Daerah. Pelaksanaan Musrenbang diharapkan dapat mencerminkan semangat musyawarah yang bersifat partisipatif dan dialogis, serta ajang yang bersahabat bagi warga masyarakat dalam menyuarakan aspirasi dan kebutuhannya, serta menetapkan prioritas program dan kegiatan pembangunan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Seluma, Drs. Agus Jun Fadhillah menekankan kepada Kepala Desa agar menyusun rencana pembangunan di Tahun 2021 mengusulkan hal-hal yang sifatnya bisa ditanggulangi oleh dana desa dengan mempedomani Peraturan Menteri Desa PDT RI Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan dana desa Tahun 2020.

“Sedangkan kegiatan yang belum dapat dilaksanakan oleh dana desa karena desa tidak mampu mendanainya, maka bisa diusulkan melalui musrembang kecamatan yang akan dilanjutkan ke OPD terkait melalui dana APBD Tahun 2021,” lanjut Agus. (EM)

MC Kabupaten Seluma/Kominfo Seluma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *