AISYAH RAHMAWATI KEBANGGAAN KABUPATEN SELUMA

Tak Berkategori

Tais, Media Center Kabupaten Seluma – Aisyah Rahmawati sang Pembawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2019 yang merupakan Anggota Paskibraka Nasional utusan Provinsi Bengkulu asal Kabupaten Seluma sungguh kehadirannya saat ini selalu dielu-elukan dan selalu diminta berfoto bersamanya.

Dengan preatasi yang diraihnya sebagai Pembawa Baki pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara sungguh mengharumkan dan mengangkat nama Kabupaten Seluma di tingkat Nasional. Aisyah yang berasal dari sebuah desa bernama Rena Panjang di Kabupaten yang termasuk Kabupaten Tertinggal telah membukrikan bahwa apabila kita mau dan bersungguh-sungguh maka kita mampu bersaing dengan daerah-daerah yang lebih maju.

Setelah kepulangan Aisyah Rahmawati dan rekannya Sudrajat Prawijaya ke Bengkulu pada hari Jum’at tanggal 23 Agustus 2019 yang lalu disambut dengan gegap gempita mulai dari Bandara Fatmawati Soekarno hingga keduanya diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti serta di sepanjang perjalanan Aisyah Rahmawati menuju SMAN 3 Seluma tempat Aisyah menempuh pendidikannya, Aisyah yang diarak menggunakan mobil terbuka mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat Kabupaten Seluma, maka pada hari ini, Senin (26/08/2019) Aisyah Rahmawati diterima oleh Bupati Seluma H. Bundra Jaya, SH, MH di ruang rapat Kantor Bupati Seluma.

Bupati Seluma H. Bundra Jaya, SH, MH yang didampingi oleh Wakil Bupati Dra. Suparto, M.Si, Kapolres Seluma, Dandim 0425 Seluma, Kejari Seluma terlihat sangat antusias dan bangga menyambut kehadiran Aisyah Rahmawati yang didampingi oleh kedua orang tuanya. Hadir juga para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma, para pelatih Paskibraka, PPI dan hadirin lainnya.

Bupati Seluma H. Bundra Jaya, SH, MH dalam sambutannya antara lain mengutarakan rasa bangganya atas prestasi yang telah dicapai oleh Aisyah Rahmawati sebagai anggota Paskibraka Nasional dari Kabupaten Seluma yang sukses melaksanakan tugasnya sebagai Pembawa Baki.

“Alhamdulillah dari putra-putra terbaik dari 34 Provinsi di Indonesia yang tergabung dalam Paskibraka Nasional, Aisyah terpilih dan dipercaya sebagai pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam memperingati HUT ke-74 RI di Istana Negara, Jakarta pada Tanggal 17 Agustus 2019 yang lalu dan ini sungguh merupakan pencapaian yang maksimal”, ujar H. Bundra Jaya, SH, MH.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Seluma sangat bangga dan mengucapkan terimakasih atas prestasi yang telah dicapai ini sehingga mengharumkan nama Kabupaten Seluma di Tingkat Nasional”, lanjut H. Bundra Jaya, SH, MH.

Dalam kesempatan terpisah Bupati Seluma menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Seluma telah menyiapkan reward untuk Aisyah Rahmawati yang dianggarkan dalam APBD Perubahan dan telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Seluma.

Selain itu, Aisyah juga akan dikutsertakan dalam reward bagi Paskibraka Kabupaten Seluma berupa jalan-jalan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Seluma.

Wakil Bupati Seluma Drs. Suparto, M. SI dalam sambutannya juga menyatakan rasa bahagia dan bangga atas keberhasilan yang telah dicapai oleh Aisyah Rahmawati dan kepada Kapolres Seluma dan Dandim 0425/Seluma diharapkan dapat membimbing Aisyah dalam meraih cita-citanya setelah tamat SMA untuk masuk ke Akademi Kepolisian.

Hadirin termasuk Bupati Seluma pun tak sabar ingin mendengar pengalaman Aisyah Rahmawati selama menjalani karantina hingga sukses melaksanakan tugasnya sebagai pembawa baki. Kesempatan ini dimanfaatkan Aisyah Rahmawati dengan menceritakan suka duka pengalamannya selama menjadi Anggota Paskibraka Nasional dan bagaimana menyiapkan fisik dan mentalnya hingga dipercaya sebagai Pembawa Baki yang merupakan tugas yang sangat didam-idamkan oleh anggota Paskibraka Putri dari seluruh Indonesia.

“Terimakasih kepada semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, yang telah memberi support tak terhingga sehingga saya dapat menjadi seperti ini”, ujar Aisyah.

Aisyah juga menyampaikan bahwa duka selama menjalani karantina Paskibraka Nasional ini adalah tidak dapat berkomunikasi dengan kedua orang tuanya, tetapi hal itu tidak menjadikannya lemah. Aisyah bertekat untuk membuktikan bahwa dia kuat dan dapat melewati semua hal-hal yang dirasakan tidak enak. Aisyah ingin membuat kedua orang tuanya bangga, Sekolahnya bangga, Kabupaten Seluma bangga dan Provinsi Bengkulu bangga.

Aisyah Rahmawati dapat membuktikan bahwa Siswa SMA dari Kabupaten Seluma mampu berbicara di Tingkat Nasional. Semoga Aisyah Rahmawati menjadi inspirasi generasi muda Kabupaten Seluma dan segera muncul Aisyah-Aisyah lainnya yang berprestasi.

MC Kabupaten Seluma / Kominfo Seluma. (HS/EM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *